Langsung ke konten utama

Penyebab Bau Apek pada Pakaian dan Cara Mengatasinya

Menjemur pakaian di bawah terik matahari
Foto : Clara Lachet/unsplash

Baju sudah dicuci, sudah tertata cantik di lemari tapi ketika akan digunakan bikin mood langsung amburadul. Siapa sangka yang tadinya mau tampil kece malah kecewa akibat bau apek pada pakaian.
Tenang saja itu adalah masalah yang cukup umum terjadi kok. Yuk, kita bahas apa penyebab bau apek pada pakaian dan bagaimana cara mengatasinya. 

Penyebab Bau Apek pada Pakaian

1. Pakaian Tidak Kering Sempurna

Ini penyebab paling umum, entah karena sedang musim hujan atau proses pemerasan air yang kurang maksimal, menjadikan pakaian lambat kering. Pakaian yang masih lembab saat disimpan bisa memicu pertumbuhan jamur dan bakteri, yang kemudian menyebabkan bau apek.

2. Mesin Cuci yang Kotor akibat jarang dibersihkan


Mesin cuci yang jarang dibersihkan dapat menjadi sarang bakteri dan jamur. Akibatnya, meskipun pakaian dicuci bersih, bau tidak sedap tetap menempel. Mesin cuci yang kotor dapat terlihat dari adanya lumut yang menempel pada bagian dalam mesin cuci. 

3. Lemari Penyimpanan Lembab

Menyimpan pakaian di lemari yang lembab atau tidak memiliki ventilasi cukup juga bisa membuat baju berbau apek. 

4. Menggunakan Deterjen Terlalu Banyak

Sisa deterjen yang tidak terbilas sempurna dapat menumpuk di serat kain, menjadi tempat berkembang biak bakteri penyebab bau.

5. Menunda Pengeringan Setelah Dicuci

Pakaian yang dibiarkan terlalu lama di mesin cuci atau keranjang sebelum dijemur juga rentan berbau apek.

Cara Mengatasi dan Mencegah Bau Apek

1. Pastikan Pakaian Kering Sempurna

Jemur pakaian hingga benar-benar kering sebelum dilipat dan disimpan.

Jika memungkinkan, jemur di bawah sinar matahari langsung. Jika tidak, Kamu bisa gunakan kipas angin untuk membantu proses pengeringan. 

2. Rutin Membersihkan Mesin Cuci

Bersihkan mesin cuci minimal sebulan sekali.
Gunakan pembersih khusus mesin cuci atau larutan cuka putih untuk menghilangkan jamur dan bakteri.

3. Gunakan Pengharum dan Penyerap Lembab di Lemari

Tempatkan silica gel, kapur barus, atau produk penyerap kelembapan di dalam lemari.

4. Gunakan Deterjen dan Pewangi yang Tepat

  • Pilih deterjen yang efektif menghilangkan bau, dan gunakan pewangi pakaian yang tahan lama.
  • Hindari penggunaan deterjen berlebihan. Baca intruksi cara pakai dan lakukan pembilasan sampai tidak ada lagi residu detergen yang tertinggal pada pakaian.

5. Jangan Menunda Penjemuran

  • Setelah proses pencucian selesai, segera jemur pakaian.
  • Hindari membiarkan pakaian terlalu lama dalam kondisi basah.

6. Setrika pakaian sebelum disimpan

Panas dari setrika membantu membunuh bakteri penyebab bau.

Dengan perawatan yang tepat, pakaian kamu akan selalu segar dan bebas bau apek. 

Selamat mencoba! 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Memilih Burung Paruh Bengkok untuk Pemula

Burung paruh bengkok, atau yang sering disebut  parrot , mulai banyak disukai dan menjadi pilihan untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Burung paruh bengkok ada yang memiliki ukuran tubuh yang kecil dan ada juga yang besar. Kalau kamu tertarik memelihara burung paruh bengkok, artikel ini akan bantu kamu memilih jenis yang paling cocok dan ideal sebagai burung peliharaan di rumah. Yuk, simak jenis-jenis burung paruh bengkok dari yang kecil sampai yang besar!   1. Pasific Parrotlet–Si Burung Saku Parrotlet adalah jenis burung dengan ukuran tubuh yang paling kecil di antara burung paruh bengkok lainnya. Walaupun ukurannya mini, burung ini punya kepribadian yang besar! Parrotlet sangat aktif, pintar, dan suka berinteraksi dengan pemiliknya. Namun, karena energinya yang tinggi, burung ini butuh perhatian ekstra. Jika jarang diajak berinteraksi, dia bisa stres dan menjadi sedikit agresif. Jadi, pastikan kamu punya waktu untuk bermain dan berlatih bersama parrotlet. Burung i...

Tempat Nongkrong Murah di Cikarang: Nikmati Suasana Asri di Hutan Kota Pemda Kabupaten Bekasi

Keindahan pohon pinus di hutan kota pemda kab. Bekasi Sebagai warga yang tinggal di kabupaten bekasi, kadang saya suka bingung mencari ruang terbuka hijau untuk sekedar bersantai di hari minggu. Akhirnya saya menemukan tempat yang bagus tanpa harus keluar  kota. Hutan Kota Pemda Kabupaten Bekasi bisa jadi pilihan sempurna untuk nongkrong. Terletak di kawasan Cikarang Pusat, tempat ini menawarkan suasana alami yang asri, tenang, dan gratis untuk dikunjungi. Cocok buat yang butuh healing murah tanpa harus jauh-jauh keluar kota.  Hutan kota pemda kab. Bekasi Suasana Asri di Tengah Ramainya Cikarang Meski Cikarang dikenal sebagai kawasan industri, yang orang bilang satu orang satu matahari karena cuaca di Cikarang panas. siapa sangka ada oase hijau di tengah hiruk-pikuknya ?  Hutan Kota Pemda Kabupaten Bekasi memiliki area rindang dengan pohon-pohon pinus tinggi, jalur pejalan kaki, dan udara yang relatif lebih sejuk dibandingkan area sekitarnya. Kamu bisa duduk santai di ...

Mau Pakaian Hitam Awet dan Nggak Mengkilat? Begini Cara Setrikanya

Foto : Tobias van schneider /unsplash Pernah ga sih menemukan kaos atau celana hitam kalian warnanya cepat pudar bahkan pada permukaan nya nampak mengkilat?!  Pakaian hitam itu memang memberi kesan elegan, bersih, dan profesional. Tapi kalian harus tahu warna hitam sangat sensitif terhadap panas, terutama saat disetrika. Banyak orang mengeluh baju hitam mereka jadi mengkilat , bahkan terlihat seperti “gosong” setelah disetrika.  Masalah ini sebenarnya bisa dicegah dengan cara yang sederhana. Begini cara saya menyetrika pakaian hitam agar tidak mengkilat dan warnanya tetap awet.  Kenapa Pakaian Hitam Bisa Mengkilat? Berdasarkan pengalaman saya ada beberapa penyebab umum pakaian hitam tampak mengkilat setelah disetrika: Pertama yaitu Suhu setrika yang kalian atur terlalu tinggi  Kedua pakaian hitam tersebut tidak dibalik sebelum disetrika Menyetrika langsung tanpa alas pelapis Tekanan setrika terlalu kuat Tidak menggunakan water spray Panas yang berlebihan...